Monday, 23 June 2014

Jangan Bersedih , Kerana Dunia Terlalu Hina Untuk Ditangisi ~

Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
 
Ibnu Al-Mubarak , seorang 'ulama' yang sangat masyhur ,
mengatakan :"Aku lebih sukai lantunan syair 'Adi bin Zaid daripada istana
Raja Thahir bin Al-Husain.
 
Syair yang indah dan mempesonakan itu berbunyi demikian :
 
Wahai orang yang bergembira
di atas penderitaan orang lain
dan selalu memburuk-burukkan masa
apakah kamu orang yang selamat dan terlindungi
atau apakah kamu punya perjanjian kuat
yang menjaminmu dari hari ke hari
Sesungguhnya kau adalah orang bodoh yang tertipu.
 
Ertinya : Wahai orang yang suka bergembira di atas penderitaan orang lain .
apakah kamu mempunyai satu perjanjian bahawa engkau tidak akan ditimpa musibah
sebagaimana yang telah menimpa orang yang kamu merasa gembira dengannya ?
Apakah engkau mempunyai satu jaminan bahawa hari-harimu akan selamat
dari segala bahaya dan bencana ?
Kalau begitu , mengapa engkau bergembira di atas penderitaan orang lain ,
padahal engkau tidak memiliki perjanjian dan jaminan itu ?
 
Dalam sebuah hadith sahih disebutkan:
 
"Seandainya nilai dunia ini disisi Allah sama nilainya
dengan sayap seekor nyamuk, nescaya Allah
 tidak akan memberi minum kepada
orang kafir walau seteguk air pun."
 
Menurut Allah, dunia lebih tidak berharga dari sayap seekor nyamuk ,
inilah hakikat nilainya dan timbangannya di sisi Allah . Lalu mengapa harus bersedih
dan gelisah kerananya ?
 
Kebahagiaan adalah anda merasa aman atas diri , masa depan , keluarga dan kehidupan
anda sendiri. Dan semua ini terhimpun dalam keimanan , redha terhadap qadha' dan qadarNya serta diiringi dengan sikap qana'ah (berpada-pada) dan sabar.
 
Semoga ada manfaat bersama. Moga Allah redha.
 
Wallahu'alam.
 
|La Tahzan|Jangan Bersedih|Dont'Be Sad|Dr.'Aidh bin 'Abdullah Al-Qarni|
 
 


No comments:

Post a Comment